Peta wilayah
1.
GEOGRAFIS
- Letak
dan Luas Wilayah
Kecamatan Batui Selatan merupakan pemekaran dari Kecamatan Batui pada
tahun 2009. Berbatasan dengan Kecamatan Nuhon di sebelah utara, Kecamatan Batui
di sebelah Timur, Kecamatan Moilong dan Kecamatan Toili di Sebelah Barat, dan
Selat Peling di Bagian Selatan. Memiliki luas wilayah seluas 327,97km² yang
terbagi menjadi 10 desa. Pusat pemerintahannya berada di Desa Gori-Gori yang
berjarak sekitar 75 kilometer dari Luwuk, ibu kota Kabupaten Banggai.
- Topografi
Memiliki kondisi geografis yang beragam dengan ketinggian wilayah
yang bervariasi antara 6 meter hingga 122 meter di atas permukaan laut.
- Iklim
Kecamatan Batui Selatan memiliki iklim tropis dengan suhu yang
cenderung hangat dan lembab sepanjang tahun. iklim di Kecamatan Batui Selatan
dipengaruhi oleh angin musim dan letaknya yang berada di dekat garis
khatulistiwa. Musim kemarau biasanya terjadi pada bulan-bulan tertentu,
sementara musim hujan juga dapat terjadi dengan intensitas yang bervariasi. Kondisi
cuaca ini dapat mempengaruhi berbagai aktivitas masyarakat, termasuk pertanian,
perikanan, dan kegiatan sehari-hari lainnya.
- Sumber
Daya Alam
Sumber daya alam di Kecamatan Batui Selatan meliputi hutan, lahan
pertanian, dan potensi perikanan. Kecamatan Batui Selatan memiliki Hutan
Bakiriang yang dulunya merupakan hutan adat dan kini menjadi kawasan hutan
dengan status konservasi. Selain itu, terdapat juga lahan yang berpotensi
untuk perkebunan kelapa sawit dan wilayah pesisir yang mendukung kegiatan
perikanan.
2.
DEMOGRAFIS
- Jumlah
Penduduk
Total
jumlah penduduk di kecamatan Batui Selatan adalah 15.285 Jiwa dengan
perbandingan total jumlah Laki-Laki sebanyak 7.855 Jiwa dan Perempuan sebanyak
7.430 Jiwa.
- Struktur
Usia
Persentase
penduduk berdasarkan kelompok usia di Kecamatan Batui Selatan yaitu anak-anak sebanyak 16%,
remaja sebanyak 18%, dewasa sebanyak 56%, dan lansia sebanyak 10%.
- Mata
Pencaharian Utama
Mata
pencaharian utama di Kecamatan Batui Selatan adalah pertanian, perkebunan, dan
perikanan, karena sebagian besar wilayahnya merupakan potensi sektor
tersebut. Data menunjukkan bahwa sekitar 93,98% desa/kelurahan di
Kabupaten Banggai memiliki potensi di sektor tanaman pangan, perkebunan, dan perikanan. Hal
ini menunjukkan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung
perekonomian di Kabupaten Banggai ini.