Desa Masing Batui Selatan Kembangkan Wisata Berbasis Mangrove dan Pantai
Oleh Ganitiee
Ditayangkan 18 Juli 2025
Dibaca 1881 kali
Foto udara lokasi wisata (Pemdes Masing)
BATUI SELATAN, — Terletak di ujung selatan Kecamatan Batui Selatan, Desa Masing menawarkan potensi wisata alam yang memikat. Perpaduan antara hutan mangrove yang lestari, sungai alami yang mengalir tenang, dan pesisir pantai berpasir hitam menciptakan lanskap eksotis yang menyatu harmonis dengan Laut Teluk Tolo.
Hutan mangrove di kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi dan intrusi air laut, tetapi juga menjadi habitat penting bagi berbagai spesies fauna pesisir. Keindahan ini menjadikan Desa Masing sebagai salah satu surga tersembunyi Kabupaten Banggai, dengan potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi ekowisata berkelanjutan.
Warga Desa Ingin Kelola Sendiri Potensi Wisata
Kepala Desa Masing, Andi Satuwo, menyampaikan harapannya agar potensi wisata alam ini dapat dikelola langsung oleh pemerintah desa, sehingga manfaatnya dapat dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat.
“Pastinya kalau saya sih berharap ini bisa terwujud, dengan catatan pengelolaannya sepenuhnya dikembalikan ke desa,” ujar Andi, yang akrab disapa Andis, saat ditemui usai peninjauan lapangan, Kamis siang.
Andis juga memperkenalkan tagline “Masing 1000 Cemara” sebagai simbol semangat pengembangan wisata alam berbasis pelestarian lingkungan. Ia berharap konsep ini tidak hanya meningkatkan pendapatan desa, tetapi juga menjadi ikon baru pariwisata pesisir di Banggai.
Jalin Kerja Sama dengan Lembaga Zakat dan Swasta
Kepala Desa Masing Andi Satuwo bersama tim peninjau Dinas Pariwisata Pemprov Sulteng
Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Desa Masing saat ini tengah menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), perusahaan swasta, serta Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah.
Bahkan, pada Kamis siang (17/07), sejumlah perwakilan dari instansi dan swasta melakukan kunjungan langsung ke lokasi wisata untuk meninjau potensi dan kelayakan pengembangannya.
“Tujuannya untuk melihat langsung potensi dan kelayakannya. Dari hasil tinjauan mereka bilang sangat layak. Tapi tentu saja, ini masih jadi referensi dan bahan yang akan mereka presentasikan ke pimpinan dan lembaga masing-masing,” jelas Andis, yang didampingi perangkat desa saat peninjauan.
Arah Masa Depan: Ekowisata Mandiri dan Berkelanjutan
Pemerintah Desa Masing optimis, jika dikelola dengan serius dan melibatkan masyarakat, sektor wisata alam ini dapat menjadi sumber pendapatan baru, membuka lapangan kerja, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui tagline Masing 1000 Cemara, desa ini membawa semangat bahwa pembangunan tak harus merusak alam — justru bisa tumbuh bersama kelestarian.
Editor Ganitiee
Ditayangkan 18 Juli 2025
Dibaca 1881 kali
Beri Komentar