Cegah Stunting, Dinas Peternakan Banggai Salurkan Bantuan Gizi Hewani di Batui Selatan
Oleh Ganitie
Ditayangkan 07 Oktober 2025
Dibaca 36 kali
Foto PIP Kecamatan Batui Selatan
BATSEL, PIP — Upaya Pemerintah Kabupaten Banggai dalam menekan angka stunting terus digencarkan. Kali ini, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Banggai di bawah kepemimpinan Pupung Diliyanto menyalurkan bantuan produk olahan hasil peternakan kepada masyarakat di tiga desa locus stunting di Kecamatan Batui Selatan.
Sebanyak 29 penerima manfaat, terdiri dari 27 anak dan dua ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronik (KEK), menerima paket bantuan berisi abon daging sapi, abon telur, madu, susu anak, dan susu ibu hamil.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Kecamatan Batui Selatan, dengan penerima berasal dari Desa Sinorang, Desa Masing, dan Desa Bonebalantak. Ketiga desa ini menjadi perhatian pemerintah daerah dalam program percepatan penurunan angka stunting di wilayah pesisir selatan Banggai.
Acara berlangsung sederhana namun penuh makna, dihadiri Ketua Dharma Wanita Dinas Peternakan dan jajarannya, serta Camat Batui Selatan, Faidil Akbar, yang memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat di wilayahnya.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari Dinas Peternakan. Program seperti ini bukan hanya membantu masyarakat, tapi juga memberi edukasi tentang pentingnya konsumsi gizi hewani bagi anak dan ibu hamil,” ujar Faidil Akbar.
Dalam sambutan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Banggai, Pupung Diliyanto, yang diwakili oleh Muslinawati Tanjung, S.Pt, selaku Analis Pasar Hasil Pertanian dan Subkoordinator Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, dijelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program nasional pencegahan stunting dan peningkatan gizi masyarakat.
“Atas arahan Bupati Banggai, Dinas Peternakan berkomitmen aktif dalam program nasional pencegahan stunting. Produk olahan hasil peternakan yang kami salurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan protein hewani bagi anak dan ibu hamil,” ujar Muslinawati.
Ia menambahkan, seluruh produk yang disalurkan merupakan hasil olahan peternakan lokal dengan kandungan gizi tinggi. Dinas berharap bantuan ini dikonsumsi secara rutin agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh keluarga penerima.
“Kandungan protein hewani dalam produk seperti abon, madu, dan susu sangat penting untuk tumbuh kembang anak serta menjaga kesehatan ibu hamil. Kami ingin masyarakat lebih sadar bahwa gizi seimbang adalah kunci utama mencegah stunting,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Dinas Peternakan yang turut hadir, mengajak para ibu penerima bantuan agar semakin memperhatikan pola makan keluarga. Menurutnya, pencegahan stunting berawal dari kebiasaan makan sehat setiap hari.
“Gizi keluarga bukan hanya soal kenyang, tetapi tentang kualitas makanan yang dikonsumsi. Mari kita biasakan makan bergizi, terutama dari hasil peternakan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Banggai berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asupan protein hewani semakin meningkat. Selain itu, sinergi antarinstansi diharapkan dapat mempercepat pencapaian target penurunan stunting di Kabupaten Banggai.
Editor Ganitie
Ditayangkan 07 Oktober 2025
Dibaca 36 kali