Membanggakan Dua Figur Batui Selatan Bawa Pulang Penghargaan Pramuka 2025

I Gusti Ngurah Putu Wijana menerima penghargaan sebagai Mabiran Terbaik Tahun 2025 dari Bupati Banggai Amirudin pada peringatan Hari Pramuka ke-64 di Lapangan Mirqan Halimun, 14 Agustus 2025

BATSEL, PIP - Langit Batui Selatan sore itu teduh. Namun di hati warga, suasana terasa jauh lebih hangat. Dua tokoh penting dari wilayah ini baru saja pulang membawa kebanggaan dari panggung Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai.

Pada Kamis kemarin, 14 Agustus 2025, di Lapangan Mirqan Halimun, Luwuk, Camat Batui Selatan Faidil Akbar Dg. Pasau, STP melangkah naik ke panggung. Ia menerima penghargaan Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Terbaik 2025 dari Kwartir Cabang Banggai. Ia menjadi satu dari lima camat yang dinilai berdedikasi tinggi dalam membina gerakan Pramuka di wilayahnya.

Di hari dan tempat yang sama, I Gusti Ngurah Putu Wijana, S.Pt, Kepala SMA Negeri 1 Batui Selatan, juga dipanggil ke panggung kehormatan. Ia menerima predikat Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) Terbaik 2025, yang diserahkan langsung oleh Bupati Banggai, Amirudin, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab).

Gusti Ngurah mengaku penghargaan itu tak lepas dari dukungan banyak pihak.

“Terima kasih kepada Ibu Kepala Dinas Pendidikan, Bapak Kabid PSMA, Bapak Kepala Cabang Dinas Wilayah V, dan Bapak Camat Batui Selatan. Dukungan mereka membuat SMAN 1 Batui Selatan bisa meraih penghargaan ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah akhir, melainkan awal dari komitmen baru.

“Bagi kami, ini bukan sekadar piagam atau piala. Ini amanah untuk terus menghidupkan semangat kepramukaan di sekolah, membentuk karakter siswa, dan menyiapkan mereka menjadi generasi yang tangguh,” tambahnya.

Camat Batui Selatan foto bersama dengan 4 camat lainnya yang menerima penghargaan (Kedua dari kanan)

Penganugerahan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Pramuka ke-64, yang tahun ini mengusung tema “Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa”. Dalam sambutannya, Bupati Amirudin menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional.

Ia mencontohkan kerja sama Kwarnas dengan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Food and Agriculture Organization (FAO), serta pengembangan program pelatihan seperti Training of Trainers (ToT) dan Mobile Training Team (MTT).

“Program ini bersifat strategis dan akan melibatkan Gugus Depan di satuan pendidikan mulai dari sekolah hingga perguruan tinggi, sebagai upaya membangun kemandirian pangan dan kedaulatan bangsa,” kata Amirudin.

Bupati juga menekankan bahwa sebagai organisasi pendidikan non-formal, Gerakan Pramuka memiliki tugas membina generasi muda melalui pendidikan karakter, keterampilan hidup (life skill), keterampilan lunak (soft skill), keterampilan teknis (hard skill), hingga penguatan kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik (SESOSIF). Semua itu, katanya, adalah bekal untuk mencetak kader pemimpin bangsa yang paripurna.

Seluruh kontribusi nyata Gerakan Pramuka, lanjut Amirudin, bermuara pada satu visi: Indonesia Emas 2045.

“Mari kita perkuat kerja sama, sinergitas, kolaborasi, serta komitmen guna membangun bangsa ini. Jadikan Gerakan Pramuka sebagai pilar kekuatan dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing dan siap memimpin masa depan,” tutupnya.

Bagi Batui Selatan, torehan prestasi ganda dari camat dan kepala sekolah ini adalah penegasan: Pramuka di wilayah ini hidup, bergerak, dan memberi arti—bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan bangsa.