Wakili Camat, Kasi PIP Hadiri Pertemuan Tim Pembina Posyandu se-Kabupaten Banggai

Kasi Pelayanan Informasi dan Pengaduan Kecamatan Batui Selatan, Lismawati Nurlan Gani, S.Sos (tengah, berjilbab), bersama jajaran camat dan perwakilan kecamatan se-Kabupaten Banggai dalam Pertemuan Pokjanal Posyandu Tahun 2025 di Hotel Swiss-Belinn Luwuk,

LUWUK - Kasi Pelayanan Informasi dan Pengaduan Kecamatan Batui Selatan, Lismawati Nurlan Gani, S.Sos, mewakili Camat Batui Selatan hadir dalam Pertemuan Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu Tingkat Kabupaten Banggai Tahun 2025 yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Luwuk, Senin, 28 Juli 2025.

Kehadiran Lismawati dalam forum tersebut menegaskan komitmen Kecamatan Batui Selatan dalam mendukung penguatan peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat. Pertemuan ini menjadi wadah konsolidasi antar camat, OPD teknis, dan Tim Pembina Posyandu dalam menyamakan persepsi serta merancang strategi peningkatan kualitas layanan Posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Banggai.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai, Mujiono Lasitata, S.H., M.H., yang hadir mewakili Bupati Banggai.

Foto dok. PIP Kec. Batui Selatan

Dalam sambutannya, Mujiono menekankan pentingnya penguatan fungsi Posyandu agar tidak hanya terfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, melainkan mencakup berbagai sektor pelayanan publik.

“Berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu kini menjadi bagian dari enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), termasuk pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan, dan ketertiban umum. Maka perlu sinergi lintas sektor dalam pengelolaannya,” ujar Mujiono.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Banggai, para Camat se-Kabupaten Banggai, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam penguatan fungsi Posyandu sesuai SPM.

Melalui partisipasi aktif dari seluruh kecamatan, termasuk Batui Selatan, pemerintah daerah berharap Posyandu dapat bertransformasi menjadi pusat layanan masyarakat desa yang terintegrasi dan berkelanjutan.